4 macam tipe ANAK - 3 macam Tipe ISTRI

Dalam hal mendidik anak, Al Qur'an memberikan pedoman, petunjuk juga peringatan akan menjadi apa anak yang kita didik dengan benar sesuai petunjuk Allah atau bertentangan dengan syariat Allah

Empat macam tipe anak:
1. Anak sebagai MUSUH
QS At Taghabuun 64:14
Hai orang-orang mu'min, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi MUSUH bagimu maka BERHATI-HATILAH kamu terhadap mereka dan jika kamu MEMAAFKAN dan TIDAK MEMARAHI serta MENGAMPUNI maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

2. Anak sebagai Fitnah/Cobaan
Ali Imran 3:14
Artinya: Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).

QS Al Anfaal8: 28
Artinya: Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.

QS At Taubah : 9: 85
Artinya: Dan janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki akan mengazab mereka di dunia dengan harta dan anak-anak itu dan agar melayang nyawa mereka, dalam keadaan kafir.

QS Al Munafiquun 63:9
Artinya: Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.

QS At Taghaabun 64: 15
Artinya: Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar

3. Anak sebagai PERHIASAN DUNIA
QS Al Kahfi 18:46
Harta dan anak-anak adalah PERHIASAN KEHIDUPAN DUNIA tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.

4. Anak sebagai PENYEJUK HATI
QS Al Furqan 25:74
Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai PENYENANG HATI , dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

Kita sesuai sunnatullah hidup berpasang-pasangan, sebagai pendamping atau pasangan ada tipe yang perlu kita ketahui

3 Tipe Istri

1. Istri sebagai MUSUH (lihat tipe anak sebagai musuh)
2. Istri sebagai Ujian/Fitnah
QS At Tahriim 66:10
Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu BERKHIANAT KEPADA SUAMINYA , maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari Allah; dan dikatakan : "Masuklah ke dalam jahannam bersama orang-orang yang masuk ".

3. Istri sebagai penyejuk hati (lihat tipe anak sebagai penyejuk hati)
Posted by Lylik Shoelystio at 12:16 AM 0 comments Links to this post
Labels: anak, cobaan, fitnah, istri, keluarga, musuh
Monday, March 12, 2007
KUALITAS MANUSIA : Siapkah menjalankan tugas Khalifah di Bumi
Hanya manusia yang dianugerahi RUH oleh Allah swt. Ruh dimanfaatkan untuk menjalankan tugas sebagai khalifah di bumi
QS As Sajdah 32:9
Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh -Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; kamu sedikit sekali bersyukur.

QS Al Mukminun 23:78
Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan qalb (akal pikiran). Amat sedikitlah kamu bersyukur .

QS Al Mulk 67:23
Katakanlah: "Dia-lah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan qalb (akal pikiran)". amat sedikit kamu bersyukur.

QS 16:78
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan qalb (akal pikiran), agar kamu bersyukur.

A. Manusia sebagai Khalifah dibumi
- NIKMAT HIDUP
Semua yang ada bibumi untuk kesejahteraan manusia
QS A'raaf 7:10
Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur.
QS At Jatsiyah 45:13
Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

- SPIRIT HIDUP
Diberikan perasaan mencintai dan memiliki untuk memotivasi dalam mengelola bumi
QS Ali Imran 3:14
Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik .

- AMDAL : Pengaturan Hukum Lingkungan
Manusia sebagai pelaku syariat di bumi ditugaskan untuk melestarikan lingkungan bukan untuk menghabiskan, dan memahami keseimbangan alam dan bila tidak seimbang maka akan terjadi kerusakan
QS Al Baqarah 11-13
11. Dan bila dikatakan kepada mereka:"Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi ". Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan."
12. Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.
13. Apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman." Mereka menjawab: "Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman?" Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh; tetapi mereka tidak tahu.

B. PERATURAN-PERATURAN HIDUP
Hanya satu syariat yang berlaku di alam semesta yaitu : SYARIAT ALLAH
QS At Jatsiyah 45:18
Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat dari urusan , maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.

C. PEDOMAN HIDUP
Menjadikan Al-Qur'an sebagai Pedoman, Petujuk dan Rahmat bagi seluruh Alam
QS At Jatsiyah 45:20
Al Qur'an ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.

D. TUNTUNAN HIDUP
Menjadikan Rasulullah Muhammad saw sebagai suri tauladan HANYA bagi yang mengharap rahmat Allah
QS 33:21
Sesungguhnya telah ada pada Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu bagi orang yang mengharap Allah dan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

E. TUJUAN HIDUP
Segala sesuatu yang diniatkan 100% menggapai ridlo Allah, berkomitmen dalam ibadah, akhlaq, aqidah dan muammallah, segala kehidupan mengharap ridlo-Nya
QS Al An'am 6:162
Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.

F. LAWAN HIDUP
Memahami Faktor Internal dan Eksternal sebagai musuh manusia dalam menjalani tugas khalifah di bumi untuk menggapai ridlo Allah
a. Internal = HAWA NAFSU
QS Al Furqan 25: 43-44
43. Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?,
44. atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya .
Nafsu sebenarnya netral bisa baik & bisa buruk
QS Al Hasyr 59:19
Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.
- Nafsu Amarah, mengajak kepada kebinasaan
QS Yusuf 12:53
Dan aku tidak membebaskan diriku , karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.
- Nafsu Lawwamah, 50% : 50% menyesal tetapi tidak taubat (STMJ)
QS Qiyamah 75:2
dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali .
- Nafsu Muthmainah, mudah dikendalikan
QS Al Fajr 89 : 27-30
27. Hai jiwa yang tenang
28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
29. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,
30. Masuklah dalam Surga-Ku
b. Eksternal = Syaitan
QS Al Hasyr 59:19 ( Jangan sampai putus Dzikrullah)
Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.
QS Zuhruf 43:36-37 (Jangan berpaling dari Syariat Allah swt)
36. Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah , kami adakan baginya syaitan maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.
37. Dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.
Posted by Lylik Shoelystio at 11:35 PM 0 comments Links to this post
PENCIPTAAN ADAM ( 9 unsur kimia + 5 jenis tanah) & REPRODUKSI MANUSIA
PENCIPTAAN MANUSIA

ALAM RUH
QS. Al Israa’ 17:85
Artinya: Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu Termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit".

QS As Sajdah 32: 9
Artinya: Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan akal pikiran; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

QS Shaad 38 : 72
Artinya: Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; Maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadaNya".

QS Al Israa’ 17 : 70
Artinya: Dan Sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.

Manusia sebagai makhluk yang sempurna : Karena, diberi Ruh, sehingga manusia mempunyai akal pikiran, hewan hanya memiliki al hayat (penyebab dari kehidupan), dan manusia disamping memiliki al-hayat sebagai penyebab kehidupan juga dikarunia
Ruh yang terdiri dari :
a. Pendengaran yang bukan telinga,
b. Penglihatan yang bukan mata,
c. Akal pikiran yang bukan hati

PENCIPTAAN ADAM
QS Ar Rahman 55: 14
Artinya Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
Tanah kering: zat pembakar: Oxygenium : O2(Dry ringin clay)= Shalshaalin
Tembikar: zat arang: Carbonium: C(Earthenware)= Kalfakhkhaar
QS Al Hijr 15: 28
Artinya: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk,
Tanah liat kering dari lumpur hitam : zat lemas : Nitrogenium : Ni ( Wrought from black mud )= Min hamaimmasnuun

QS Al Sajdah 32: 7
Artinya: Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah.
Tanah: atom zat air : Hydrogenium : H2 ( Clay )= Thiin
QS Al Saffat 37:11
Artinya: Maka Tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah): "Apakah mereka yang lebih kukuh kejadiannya ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.
Tanah liat: Zat besi: Ferrum : Fe( Cohesive clay )= thiinillazib
QS Ali ‘Imran 3: 59
Artinya: Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), Maka jadilah Dia.
Tanah : Zat an-organic =Unsur-unsur asli dalam tanah ( Dust )
= minturaab
C + O2 + Ni + H2
Fe + J + K + Si + Mn

REPRODUKSI MANUSIA
QS Az- Zumar 39: 6
Artinya: Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan[*]. yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. tidak ada Tuhan selain dia; Maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?
[*] Tiga kegelapan itu ialah kegelapan dalam perut, kegelapan dalam rahim, dan kegelapan dalam selaput yang menutup anak dalam rahim.

QS Al Qiyamah 75: 37
Artinya: Bukankah Dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),

QS Al Mu’minuun 23: 13
Artinya: Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).

QS Al Hajj 22: 5
Artinya: Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), Maka (ketahuilah) Sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya Dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. dan kamu Lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

QS Luqman 31:12-15
Artinya:
12. Dan Sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, Yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. dan Barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), Maka Sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan Barangsiapa yang tidak bersyukur, Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji".

13. Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".

14. Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam Keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

15. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, Maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, Maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.


Proses reproduksi manusia yang berada dalam Rahim Ibu memposisikan kedudukan Ibu yang dominan , shingga kewajiban anak yang dimulai dari akil baligh, yang mulai berfungsi akalnya mempunyai kewajiban:
Pertama, Bersyukur kepada Allah
- Beriman kepada Allah dengan senantiasa menajga agar imannya tidak terkontaminasi dengan debu-debu syirik (tidak mempersekutukan Allah dengan apapun)
- Sadar bahwa Allah menciptakan manusia tidak mempunyai tujuan/kepentingan apapun, tidak lain agar manusia beribadah kepada Allah
QS Adz Dzariyaat 51 : 56
Artinya: Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

Sesungguhnya, kewjiban manusia terhadap Allah hanya dua:
1. Memuji Allah swt.
2. Taat kepada Allah.

Kedua, Bersyukur kepada Ibu-Bapak
- Taat kepada kedua orang tua, kecuali dalam hal perbuatan syirik
- Kepedulian/keikhlasan anak dalam membantu meringankan beban hidup kedua orang tua
QS Al Israa 17: 23
Artinya: Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau Kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya Perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka Perkataan yang mulia.
Berbuat baik kepada orang tua merupakan perintah Allah swt:
- bernilai ibadah,
- hukumnya fardlu
- berlaku seumur hidup
Kebaikan anak tidak hanya dalam hal materi tetapi juga sikap/mengurusi dan dalam komunikasi/bahasa yang merupakan hal yang ma’ruf

- Do’a, Allah mengajarkan kepada manusia mengenai do’a seorang anak kepada kedua orang tua,
a. Bila anak berumur kurang 40 tahun
QS Al Israa’ 17 : 24
Artinya: Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".
b. Bila Anak berumur 40 tahun

QS Al Ahqaf 46 : 15
Artinya: Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila Dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang berserah diri".

0 komentar: